Manusia Biasa

Archive for February, 2008

Saya percaya akan masa depan Indonesia yang lebih baik. . .

Thursday, February 21st, 2008

Saya percaya akan masa depan Indonesia yang lebih baik. Dan masa depan kita adalah generasi muda. Saya punya impian generasi muda ini benar-benar menyadari bahwa merekalah masa depan Indonesia, dan bahwa mereka dapat menentukan sendiri takdir mereka. Impian saya generasi muda Indonesia adalah individu-individu yang berani berpikir, berani belajar, dan yang paling penting berani memproduksi pikiran mereka sendiri. Karena mereka memiliki kebebasan itu.

(more…)

Dermawan Gadungan

Thursday, February 14th, 2008

Di sebuah warung soto di kota Solo, seorang dari serombongan pembeli, bergegas menuju kasir untuk mentraktir semuanya. Makanan belum sempat singgah sempurna di perut, tapi orang ini sudah merasa harus buru-buru menunaikan tugas mulia itu. Tapi dermawan ini malah cuma dianggap mencuri start belaka. Karena seorang yang lain, sambil masih tetap di mejanya, segera berteriak mengancam si kasir. ”Duitnya jangan diterima. Awas!”

(more…)

Nama

Friday, February 1st, 2008

Untuk keponakanku yang baru saja diberi nama

ORANG memanggil aku: Minke. Namaku sendiri….Sementara ini tak perlu kusebutkan. Bukan karena gila mysteri. Telah aku timbang: belum perlu benar tampilkan diri di hadapan mata orang lain.

Itulah pembuka kisah luar biasa dalam novel Pramoedya Ananta Toer, Bumi Manusia. Dan, Anda pasti sepakat, nama memang layak disembunyikan ketika ia belum benar-benar bisa menjadi penanda sejati bagi orang-orang yang memiliki harkat dan martabat.

(more…)