Manusia Biasa

Archive for April, 2008

Ubuntu 8.04 LTS Dirilis!

Saturday, April 26th, 2008

Setelah menunggu sekitar 6 bulan lamanya, para pecinta Ubuntu kini bisa memperoleh rilis terbaru, yaitu Ubuntu 8.04 yang memiliki kode nama Hardy Heron. Rilis Ubuntu ini merupakan rilis Ubuntu kedua yang mendapatkan status Long Term Support (LTS). Dengan adanya status ini, rilis Ubuntu kali ini akan mendapatkan masa dukungan yang lebih lama dibanding rilis Ubuntu lainnya. Masa dukungan standar selama 18 bulan diperpanjang menjadi 5 tahun untuk Server dan 3 tahun untuk Desktop. (more…)

Sekolah di Jenewa Siap Migrasi ke Opensource

Saturday, April 26th, 2008

Siapa bilang opensource software tidak banyak peminat? Buktinya, tak kurang dari 70000 siswa dan 7000 guru di distrik Jenewa siap migrasi ke Opensource. Berita ini secara resmi di publikasikan oleh The Geneva Public School District (more…)

Alangkah senangnya…

Friday, April 25th, 2008

Setelah sekian lama bekerja sebagai freelancer, akhirnya saya memutuskan untuk menjadi Full Time web master. Berawal dari info ex client saya di negeri Kanguru, saya memperoleh info bahwa salah satu koleganya sedang mencari web master untuk web portal yang di milikinya. Segera saya iseng2 mengirim email ke direkturnya. Beberapa jam kemudian akhirnya kami bertegur sapa lewat YM. (Thank a lot Yahoo!..) (more…)

Win XP: Sharing Your Own Computer’s Stuff with the Network

Wednesday, April 23rd, 2008

To share a file or folder with your fellow computer users, move the file into your Shared Documents folder, which lives in your My Computer window. (You must move or copy a file into the Shared Documents folder; shortcuts don’t always work.)

After you place your file or folder into your Shared Documents folder, it appears in the Shared Documents folder of everybody else using your computer.

Administrators can share folders without having to move them into the Shared Documents folder. The trick is to follow these steps: (more…)

Harga Pengetahuan

Wednesday, April 23rd, 2008

“Aku adalah hamba orang yang mengajariku satu huruf,” demikian Ali putra Abu Thalib pernah berkata, suatu kali. Tentu saja ia tak pernah benar-benar jadi budak. Ia orang merdeka, bahkan kemudian menjadi salah satu dari empat khalifah pengganti Nabi, mertuanya. (more…)

Mengenang Kartini (bagian kedua)

Monday, April 21st, 2008

Riwayat Kartini, seperti yang saya tulis di sini, memang penuh paradoks dan ironi. Tulisan-tulisan Kartini juga banyak memuat anakronisme; suatu hal yang bisa dipahami mengingat dia cuma perempuan berusia duapuluhan (saat ia mulai menulis) yang hanya lulusan Sekolah Rendah, tanpa kesempatan meneruskan sekolah, dan hanya susah payah belajar sendiri. (more…)