Blog, Reformasi Informasi dan Dunia yang Datar
Blog memang fenomenal. Sejak kelahirannya pada pertengahan tahun 90-an blog telah berkembang sangat luar biasa. Siapapun sekarang ramai-ramai bikin blog: mulai dari pemimpin politik, pemimpin bisnis, perusahaan raksasa segede Google, artis , pakar bisnis penerbit buku sampai dengan blogger-blogger profesional
Secara sederhan, saya mendefinisikan blog adalah “buku harian” dari orang-orang yang ingin berbagi informasi, ide, dan pengalaman dengan “warganegara” internet lainnya. Apa? buku harian? Siapa yang mau membaca buku harian orang lain? Jangan salah! Ambil contoh Barack Obama. Siapa yang tidak ingin tahu kegiatan sehari-hari orang no 1 di Amerika Serikat? Siapa yang tak tertarik dengan apa yang dipikirkan dan sedang direncanakan oleh Bill Gates atau Steve Jobs?
Hugh Hewitt, orang yang dianggap sebagai pemicu munculnya “blog revolution” mengatakan bahwa era blog adalah “era reformasi informasi”. Maksudnya, blog telah memicu lengsernya “rejim-rejim informasi” yang memonopoli penyiapan, pengolahan, dan penyajian informasi ke publik. Rejim-rejim informasi yang dimaksud tak lain adalah media konvensional atau yang sering disebut mainstream media (MSM) seperti: koran, majalah, atau stasiun televisi dan radio.
Sebeleum kelahiran blog, kita lebih mempercayakan kebutuhan informasi mulai dari wabah flu burung, kecelakan pesawat, hingga kenaikan BBM, kepada media mainstream (MSM). Namun ketika populasi blog sudah mencapai critical mass-nya, kondisi mungkin akan berubah. Penyedia informasi yang selama ini didominasi oleh MSM, akan tergantikan oleh jutaan atau bahkan miliaran blog yang ada di internet.
Menariknya, jutaan blog itu dikelola dan dimiliki oleh individual, bukan oleh perusahaan MSM atau negara. Jangan heran, setiap individu bisa menjadi “wartawan” yang mencari, mengolah, menyajikan, dan men-sharing informasi yang ia punya ke orang lain di seluruh dunia melalui jaringan internet.
Tom Friedman, penulis buku fenomenal The World is Flat mengatakan “Kejatuhan” MSM oleh kehadiran blog adalah tren yang ditengarai sebagai evolusi menuju terbentuknya dunia datar (“flat world”). Blog adalah bentuk lain dari pertukaran informasi secara “open source” yang akan sangat powerful menjadi akselerator terbentuknya flat world.
Di bagian awal sudah di sebutkan bahwa jutaan blog itu nantinya mayoritas dimiliki oleh individual dan jejaring blog, itulah tanda-tanda terjadinya “individual empowerment” seperti disebut Friedman. Subyek dan obyek penyebaran informasi nantinya bukan ada di tangan MSM seperti New York Times, CNN, Kompas, The Guardian, tapi oleh individu-individu yang terhubung satu sama lain dalam media global bernama internet.
Dengan adanya blog, saya membayangkan akan terjadinya proses “pencerdasan” massal karena adanya global knowledge sharing dalam kuantitas dan kualitas yang tak pernah terbayangkan dalam sejarah umat manusia sebelumnya.
Mudah-mudahan…
Related Posts
No related posts.

ngacung sop,
ga dong sama tulisanmu.
*ngemil printer
wah saya angkat tangan jika bahas yang serius2 kayak ginih wekekekekkek
bagoes!! postingan ala SEO inih
[...] Dengan adanya blog, saya membayangkan bakal terjadinya proses “pencerdasan” masal [...]
jangan lupa dengan ngingking masal
Tulisan ini memberikan pencerahan. Trims atas beragam tulisannya yang berkualitas.