<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog, Online, Design, Marketing&#187; Indonesia, Web Developer, Web Designer, Freelance Web Designer, Web Consultant, SEO Services, Wordpress Template, Web Template</title>
	<atom:link href="http://www.sofyanr.com/tag/dangdut/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sofyanr.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Aug 2010 07:59:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jangan biarkan dangdut gulung tikar</title>
		<link>http://www.sofyanr.com/jangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html</link>
		<comments>http://www.sofyanr.com/jangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 05:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofyanr</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[dangdut]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sofyanr.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Ya benar... Anda tidak salah baca. Saya sengaja menulis ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap jagat dangdut Indonesia. Hampir sepanjang tahun 2008, saya sangat sulit mendengarkan alunan musik dangdut baik di TV, maupun radio. Parahnya lagi, sejak pergantian tahun 2009, makin susah saja mendengar musik yang dulu konon musik rakyat.
Sekarang, dangdut benar-benar jadi komoditas langka. Dangdut [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.sofyanr.com%2Fjangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.sofyanr.com%2Fjangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: left;"><a href="http://localhost/wordpress/wp-content/uploads/2009/01/terlalu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-114" title="terlalu" src="http://localhost/wordpress/wp-content/uploads/2009/01/terlalu.jpg" alt="bang haji rhoma irama" width="250" height="194" /></a>Ya benar... Anda tidak salah baca. Saya sengaja menulis ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap jagat dangdut Indonesia. Hampir sepanjang tahun 2008, saya sangat sulit mendengarkan alunan musik dangdut baik di TV, maupun radio. Parahnya lagi, sejak pergantian tahun 2009, makin susah saja mendengar musik yang dulu konon musik rakyat.<span id="more-113"></span></p>
<p style="text-align: left;">Sekarang, dangdut benar-benar jadi komoditas langka. Dangdut kalah moncer dengan musik pop a la Kangen Band, ST12 dll. Hampir ditiap kesempaatan, sulit rasanya mengkarantina telinga dari musik-musik pop tersebut. Entah itu di angkot, warung, atau perempatan jalan. Tidak pernah saya mendengarkan para pengamen mendendangkan dangdut. Mereka merasa lebih nyaman menyanyi lagu pop meskipun parau dan punya gaya dangdut.</p>
<p style="text-align: left;">Jika 5 tahun atau 10 tahun silam saya masih sering mendengar alunan musik dangdut dari Evi Tamala, Rhoma Irama, Ikke Nurjanah, Mansyur S, dll, kini saya hanya bisa mendapati musik dangdut yang dari koleksi MP3 dan kontes di stasiun TV swasta. Parahnya lagi, banyak orang mengklaim sebagai penyanyi dangdut tapi tidak mampu berdendang dan bergoyang dangdut.</p>
<p style="text-align: left;">Dari sekian banyak penyanyi di Indonesia saat ini, manakah menurut sampeyan yang benar-benar penyanyi dangdut? Trio macan, Dewi Persik, Thomas Jhorgy, Titi Kamal, Denada atau Dian Sastro? Bagi saya mereka bukanlah orang yang lahir dan mewarisi tradisi dangdut. Bagi saya mereka tidak mempunyai karisma sebagai seorang penyanyi dangdut.</p>
<p style="text-align: left;">Apakah salah? Tentu saja tidak. Tapi rasanya ada yang aneh dengan selera musik jaman sekarang. Semuanya mengarah ke muara yang hampir sama. Kangen Band, ST12, Stafa, dll sama-sama mengusung aliran pop. Saya memang bukan seorang kritikus musik. Tapi sebagai penikmat musik, saya bosan karena tiap saat terpaksa mendengarkan musik yang sama dari grup atau penyanyi yang sama. SUNGGUH TER... LA.... LU...!!!!!</p>
<p style="text-align: left;">Dalam keadaan seperti sekarang, saya benar-benar merindukan suara kendang dan suling khas dangdut. Rindu lagunya "Begadang" Bang Haji, Selamatkan dangdut. Jangan biarkan dangdut gulung tikar!!!!</p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sofyanr.com/jangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
