<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blog, Online, Design, Marketing&#187; Indonesia, Web Developer, Web Designer, Freelance Web Designer, Web Consultant, SEO Services, Wordpress Template, Web Template</title>
	<atom:link href="http://www.sofyanr.com/tag/musik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sofyanr.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Aug 2010 07:59:18 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Urban Jazz Crossover 2010 Semarang</title>
		<link>http://www.sofyanr.com/urban-jazz-crossover-2010-semarang.html</link>
		<comments>http://www.sofyanr.com/urban-jazz-crossover-2010-semarang.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 25 May 2010 06:12:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofyanr</dc:creator>
				<category><![CDATA[Liputan]]></category>
		<category><![CDATA[jazz]]></category>
		<category><![CDATA[konser]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[urban]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sofyanr.com/?p=358</guid>
		<description><![CDATA[
Anggapan bahwa musik Jazz sangat ekslusif dan hanya dinikmati golongan tertentu terpatahkan. Event musik Urban Jazz Crossover 2010 yang di selenggarakan di Hall Hotel Gumaya Semarang pada hari Jumat malam 21 Mei 2010 lalu adalah buktinya. Berbagai musisi dari bermacam aliran menyatu dalam acara konser musik yang menawan. Ratusan penonton dari berbagai lapisan, tua muda [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.sofyanr.com/hari-malaria-sedunia-2010-a-day-to-act.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari Malaria Sedunia 2010: A Day to Act'>Hari Malaria Sedunia 2010: A Day to Act</a></li>
</ol>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.sofyanr.com%2Furban-jazz-crossover-2010-semarang.html"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.sofyanr.com%2Furban-jazz-crossover-2010-semarang.html" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: center;"><img class="aligncenter" title="Urban Jazz Crossover 2010" src="http://www.sofyanr.com/wp-content/uploads/HLIC/9fcea30ead70f18e12a4dd7079be8f11.jpg" alt="" width="378" height="560" /></p>
Anggapan bahwa musik Jazz sangat ekslusif dan hanya dinikmati golongan tertentu terpatahkan. Event musik<strong> Urban Jazz Crossover 2010</strong> yang di selenggarakan di <strong>Hall Hotel Gumaya Semarang </strong>pada hari Jumat malam 21 Mei 2010 lalu adalah buktinya. Berbagai musisi dari bermacam aliran menyatu dalam acara konser musik yang menawan. Ratusan penonton dari berbagai lapisan, tua muda berbaur menjadi satu.<span id="more-358"></span>

<p>Konser yang disponsori <strong>Dji Sam Soe</strong> dibuka dengan penampilan apik dari <strong>DREW</strong>, dengan membawakan tembang <strong>Smells like Teen Spirit</strong>s, <strong>Sempurna</strong> dan <strong>Inikah Cinta</strong> langsung disambut meriah oleh penonton. Selanjutnya <strong>Ipank BIP</strong> yang biasa membawakan lagu-lagu rock berhasil membius penonton dengan membawakan <strong>"Are You Gonna Be My Girl" </strong>dalam irama perpaduan jazz rock<strong>.</strong>
<p>

<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 458px"><img title="Ipank BIP dan Dewi Sandra" src="http://www.sofyanr.com/wp-content/uploads/HLIC/c1b7fe6906d1493cb65a86f9cf360017.jpg" alt="Ipank BIP dan Dewi Sandra" width="448" height="336" /><p class="wp-caption-text">Ipank BIP dan Dewi Sandra</p></div>

<p>Lagu <strong>Luka Lama</strong> yang biasa dibawakan <strong>Kikan </strong>dengan penuh tenaga dan ngerock abis tak lagi kentara. Malam itu <strong>Kikan </strong>tampil lebih lembut dengan alunan musik jazz. Kejutan lain juga hadir dari Rocker era 70-90 an <strong>Ahmad</strong> <strong>Albar</strong>. Meskipun sudah cukup berumur, ia tetap tampil menghibur dengan tembang <strong>"Panggung Sandiwara"</strong> dengan iringan permainan pianao yang lincah dari<strong> Indra Lesmana</strong>.

<p>Sambutan luar biasa hadir saat <strong>Sandy Sandoro</strong> berduet dengan Indra Lesmana. Perpaduan suara emas Sandy dan permainan piano Indra yang lincah dan mengalir membuat penonton semakin bersemangat. Penampilan <strong>Ello</strong>, <strong>Dewi</strong> <strong>Sandra </strong>dan permainan biola <strong>Maylaffaiza </strong>tak kalah menarik. Semua musisi yang tampil malam itu selalu berhasil mendapatkan apresiasi meriah penonton. Tepuk tangan dan sorak penonton seakan tak pernah putus.

<p>Konser yang dimulai pukul 20.30 WIB dan berlangsung kurang lebih selama tiga jam ini,  membuat penonton yang hadir, berbaur menjadi satu sebagai penyuka musik tanpa menghiraukan perbedaan gender, usia, serta golongan.

<p>Event Urban Jazz Crossover malam itu seakan memberikan gairah baru dalam dunia musik Indonesia. Para musisi berbagai aliran (Rock, RnB, Ethnic, Pop dll)  berbaur menjadi satu dalam balutan irama jazz. Sebuah perpaduan yang unik dan layak mendapat apresiasi lebih

<p>Kemeriahan konser ini juga didukung oleh tata cahaya dan tata panggung yang apik yang menampilkan konsep Moveable Project Backdrop (MPB). MPB ini mampu membentuk delapan formasi berbeda dengan perpaduan Tailormade Visual, teknologi 3D Masking dan Augmented Projecton.

<p>Setelah konser selasai, panitia memberikan kejutan lain. Panitia menyediakan waktu khusus kepada bloger yang hadir untuk mengikuti acara <strong>meet and greet</strong>. Kesempatan langka ini tak disia-siakan oleh <strong><a href="http://aaslamdunk.blogspot.com/">Slams</a>, <a href="http://blog.hyudee.com/">Hyudee</a>, <a href="http://didut.wordpress.com/">Didut</a>, <a href="http://okkyokha.co.cc/">Okky</a>, <a href="http://jelajahdiri.com/blog">Kiwil</a>, Mauren dan <a href="http://www.sofyanr.com">Sofyan</a></strong> untuk bertanya jawab dan foto bersama. Benar-benar malam yang penuh kejutan.

<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 570px"><img title="Meet and Greet Urban Jazz Cross Over 2010" src="http://www.sofyanr.com/wp-content/uploads/HLIC/77d2fb80daddc9954989b883dd561d34.jpg" alt="Meet and Greet Urban Jazz Cross Over 2010" width="560" height="375" /><p class="wp-caption-text">Meet and Greet Urban Jazz Cross Over 2010</p></div>

<p>Terima kasih buat Dji Sam Soe yang sudah menghadirkan event Urban Jazz Crossover 2010 di Semarang. Mudah-mudahan dengan adanya event ini menjadi pembuka jalan hadirnya acara-acara musik yang bermutu di Kota Semarang.

<p><p>Note: Foto by <a href="http://didut.wordpress.com/">Didut </a>, <a href="http://blog.hyudee.com/">Hyudee </a>dan <a href="http://aaslamdunk.blogspot.com/">Slams</a>

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.sofyanr.com/hari-malaria-sedunia-2010-a-day-to-act.html' rel='bookmark' title='Permanent Link: Hari Malaria Sedunia 2010: A Day to Act'>Hari Malaria Sedunia 2010: A Day to Act</a></li>
</ol></p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sofyanr.com/urban-jazz-crossover-2010-semarang.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jangan biarkan dangdut gulung tikar</title>
		<link>http://www.sofyanr.com/jangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html</link>
		<comments>http://www.sofyanr.com/jangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 21 Jan 2009 05:00:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofyanr</dc:creator>
				<category><![CDATA[General]]></category>
		<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[dangdut]]></category>
		<category><![CDATA[hiburan]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sofyanr.com/?p=113</guid>
		<description><![CDATA[Ya benar... Anda tidak salah baca. Saya sengaja menulis ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap jagat dangdut Indonesia. Hampir sepanjang tahun 2008, saya sangat sulit mendengarkan alunan musik dangdut baik di TV, maupun radio. Parahnya lagi, sejak pergantian tahun 2009, makin susah saja mendengar musik yang dulu konon musik rakyat.
Sekarang, dangdut benar-benar jadi komoditas langka. Dangdut [...]


No related posts.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;"><a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fwww.sofyanr.com%2Fjangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html"><img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fwww.sofyanr.com%2Fjangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html" height="61" width="51" /></a></div><p style="text-align: left;"><a href="http://localhost/wordpress/wp-content/uploads/2009/01/terlalu.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-114" title="terlalu" src="http://localhost/wordpress/wp-content/uploads/2009/01/terlalu.jpg" alt="bang haji rhoma irama" width="250" height="194" /></a>Ya benar... Anda tidak salah baca. Saya sengaja menulis ini sebagai bentuk keprihatinan terhadap jagat dangdut Indonesia. Hampir sepanjang tahun 2008, saya sangat sulit mendengarkan alunan musik dangdut baik di TV, maupun radio. Parahnya lagi, sejak pergantian tahun 2009, makin susah saja mendengar musik yang dulu konon musik rakyat.<span id="more-113"></span></p>
<p style="text-align: left;">Sekarang, dangdut benar-benar jadi komoditas langka. Dangdut kalah moncer dengan musik pop a la Kangen Band, ST12 dll. Hampir ditiap kesempaatan, sulit rasanya mengkarantina telinga dari musik-musik pop tersebut. Entah itu di angkot, warung, atau perempatan jalan. Tidak pernah saya mendengarkan para pengamen mendendangkan dangdut. Mereka merasa lebih nyaman menyanyi lagu pop meskipun parau dan punya gaya dangdut.</p>
<p style="text-align: left;">Jika 5 tahun atau 10 tahun silam saya masih sering mendengar alunan musik dangdut dari Evi Tamala, Rhoma Irama, Ikke Nurjanah, Mansyur S, dll, kini saya hanya bisa mendapati musik dangdut yang dari koleksi MP3 dan kontes di stasiun TV swasta. Parahnya lagi, banyak orang mengklaim sebagai penyanyi dangdut tapi tidak mampu berdendang dan bergoyang dangdut.</p>
<p style="text-align: left;">Dari sekian banyak penyanyi di Indonesia saat ini, manakah menurut sampeyan yang benar-benar penyanyi dangdut? Trio macan, Dewi Persik, Thomas Jhorgy, Titi Kamal, Denada atau Dian Sastro? Bagi saya mereka bukanlah orang yang lahir dan mewarisi tradisi dangdut. Bagi saya mereka tidak mempunyai karisma sebagai seorang penyanyi dangdut.</p>
<p style="text-align: left;">Apakah salah? Tentu saja tidak. Tapi rasanya ada yang aneh dengan selera musik jaman sekarang. Semuanya mengarah ke muara yang hampir sama. Kangen Band, ST12, Stafa, dll sama-sama mengusung aliran pop. Saya memang bukan seorang kritikus musik. Tapi sebagai penikmat musik, saya bosan karena tiap saat terpaksa mendengarkan musik yang sama dari grup atau penyanyi yang sama. SUNGGUH TER... LA.... LU...!!!!!</p>
<p style="text-align: left;">Dalam keadaan seperti sekarang, saya benar-benar merindukan suara kendang dan suling khas dangdut. Rindu lagunya "Begadang" Bang Haji, Selamatkan dangdut. Jangan biarkan dangdut gulung tikar!!!!</p>

<p>No related posts.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sofyanr.com/jangan-biarkan-dangdut-gulung-tikar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>26</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
