<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Sofyan R &#187; Ramadhan</title>
	<atom:link href="http://www.sofyanr.com/tag/ramadhan/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.sofyanr.com</link>
	<description>Jobless Blogger, Part Time Traveller, Freelance Developer</description>
	<lastBuildDate>Tue, 10 Jan 2012 21:57:28 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	
		<item>
		<title>Buka Puasa Cara Loenpia.Net</title>
		<link>http://www.sofyanr.com/buka-puasa-cara-loenpianet.html</link>
		<comments>http://www.sofyanr.com/buka-puasa-cara-loenpianet.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 08 Jan 2012 12:43:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofyanr</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[Buka]]></category>
		<category><![CDATA[Loenpia]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sofyanr.com/?p=94</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu momen yang paling ditunggu saat puasa adalah berbuka. Menunggu buka puasa terasa lebih menyenangka jika bisa dilakukan bersama anggota keluarga, teman atau sesama anggota komunitas. Bukan hal yang aneh jika acara buka bersama menjadi acara paling favorit yang banyak diadakan di berbagai lingkungan, tak terkecuali bagi komunitas blogger Semarang, Loenpia.net Acara buka bersama…]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Salah satu momen yang paling ditunggu saat puasa adalah berbuka. Menunggu buka puasa terasa lebih menyenangka jika bisa dilakukan bersama anggota keluarga, teman atau sesama anggota komunitas. Bukan hal yang aneh jika acara buka bersama menjadi acara paling favorit yang banyak diadakan di berbagai lingkungan, tak terkecuali bagi komunitas blogger Semarang, <strong><a href="http://www.loenpia.net">Loenpia.net</a></strong><span id="more-94"></span></p>
<p style="text-align: left;">Acara buka bersama berlangsung lancar di kediaman <strong><a href="http://blog.budiyono.net">Budiyono</a></strong>, si Bandar Loenpia.net. Beberapa tukang loenpia hadir adalah: <a href="http://munif.wordpress.com/"><strong>Tukang Japri</strong></a>, <strong><a href="http://escoret.net">Muka Tribal</a></strong>, <strong><a href="http://blog.mizanul.net">Mizan</a>, <a href="http://www.koprilia.com/">Kopril</a>, <a href="http://ariwibowo.wordpress.com/">AriW,</a> <a href="http://zetabangun.blogspot.com/">Zeta</a>, <a href="http://ahmaddendi.com/">Mociman</a>,<a href="http://ple-q.com/"> Ple-q</a>, <a href="http://blog.wongsableng.com/">H4rs</a>, <a href="http://niea.web.id/">Niea</a>, <a href="http://monstress-idu.com/blog/">Nining</a>, <a href="http://ikankoi.wordpress.com/">Ikan Koi</a>,<a href="http://cordiaz.com/"> Mas Cordiaz</a>, <a href="http://blog.haka.web.id/">Harry</a>, <a href="http://primaeuy.blogspot.com/">Prima </a></strong>dan <strong><a href="http://www.sofyanr.com">Saya</a></strong>.</p>
<p style="text-align: left;">Berbagai sajian yang menggugah selera hasil racikan koki Niea, turut menyemarakkan acara. Dengan menu andalan ayam sayur pedas (uenak tenan), oseng-oseng, nasi, es buah, gorengan dan beberapa jajanan pasar memanjakan perut lapar Tim Betmen yang ganas. Acara semakin hidup saat terjadi bursa gojeg khas tukang Loenpia.net yang tak pernah basi. Saling bercakap dan bersenda gurau adalah hal yang wajar jika para tukang Loenpia bersua.</p>
<p style="text-align: left;">Acara ini sekaligus jawaban setimpal dari aksi beberapa tukang Loenpia di Batavia. Dengan berkedok acara buka bersama, <strong><a href="http://www.lawabiru.dagdidug.net">Lowo</a>, <a href="http://wiwikwae.blogspot.com">Wiwikwae</a>, <a href="http://inikian.wordpress.com/">Kian</a>, <a href="http://scriptr.wordpress.com/">Ivan</a>, <a href="http://udeystar.blogspot.com/">Udey</a></strong> dll secara resmi memproklamirkan diri telah mendirikan Loenpia cabang Jakarta. Dengan adanya acara buka bersama ini membuktikan bahwa Loenpia.net pusat masih tetap eksis.</p>
<p style="text-align: left;">Buka puasa kali ini bukan sekadar acara makan-makan biasa, tapi juga sebagai ajang menjalin silaturahmi dan bertukar pikiran untuk memajukan komunitas Loenpia.Net. Salah satunya adalah ide membuat acara spesial dalam rangka menyambut ulang tahun Loenpia.net yang ke-3. Rincian acara akan dibahas di milis laknat sem[b]arangan dan kopdar-kopdar berikutnya.</p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>&#8220;Loenpia enaknya dimakan rame-rame&#8221;</strong></em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sofyanr.com/buka-puasa-cara-loenpianet.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ramadhan dan pelajaran yang berharga</title>
		<link>http://www.sofyanr.com/ramadhan-dan-pelajaran-yang-berharga.html</link>
		<comments>http://www.sofyanr.com/ramadhan-dan-pelajaran-yang-berharga.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 13 Dec 2011 00:44:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sofyanr</dc:creator>
				<category><![CDATA[coretan]]></category>
		<category><![CDATA[introspeksi]]></category>
		<category><![CDATA[koreksi]]></category>
		<category><![CDATA[Ramadhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.sofyanr.com/?p=97</guid>
		<description><![CDATA[Ramadhan seharusnya identik dengan ibadah. Karena gagal dalam pengendalian diri, bulan suci Ramadhan malah memicu tingkat konsumerisme tinggi. Setidaknya inilah yang saya alami pada Ramadhan kemarin. Berikut adalah hasil evaluasi pribadi saya selama bulan Ramadhan tahun ini. Tes I: Biaya komunikasi Biaya komunikasi yang saya maksud adalah biaya komunikasi menggunakan telepon. Untuk mengevaluasi, saya membandingkan…]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Ramadhan seharusnya identik dengan ibadah. Karena gagal dalam pengendalian diri, bulan suci Ramadhan malah memicu tingkat konsumerisme tinggi. Setidaknya inilah yang saya alami pada Ramadhan kemarin. Berikut adalah hasil evaluasi pribadi saya selama bulan Ramadhan tahun ini.<span id="more-97"></span></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tes I: Biaya komunikasi</strong></p>
<p style="text-align: left;">Biaya komunikasi yang saya maksud adalah biaya komunikasi menggunakan telepon. Untuk mengevaluasi, saya membandingkan total pengeluaran selama bulan puasa hingga H+7 libur lebaran dengan pengeluaran rata-rata selama 4 bulan terakhir sebelum puasa. Hasil perhitungan saya untuk tes ini sekitar 12% lebih tinggi dari pengeluaran rata-rata.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tes II: Tagihan Listrik</strong></p>
<p style="text-align: left;">Dengan metode yang sama saya melakukan tes kedua: tagihan listrik. Hasil perhitungan saya adalah penggunaan listrik cenderung meningkat. Dugaan saya ini terkait dengan jadwal kerja dan tidur yang berubah. Selama puasa, saya sangat jarang tidur sebelum jam 3 dinihari. Untuk membunuh waktu, biasanya saya menggunakan komputer untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang tertunda, atau hanya menonton TV.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tes III: Aktifitas berinternet</strong></p>
<p style="text-align: left;">Kebetulan saya merupakan pelangga internet volume based.<strong> </strong>Setelah saya bandingkan ternyata penggunaan internet saya sekitae 20% lebih tinggi dari biasanya<strong>. </strong>Ini tentu sangat terkait dengan beban kerja saya yang yang meningkat selama puasa<strong>. </strong>Selama puasa, ada banyak pekerjaan yang harus diselesaikan<strong>.<br />
</strong></p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tes IV: Biaya Transportasi</strong></p>
<p style="text-align: left;">Untuk biaya transportasi, bisa dikatakan hasil tes yang saya lakukan tidak berbeda jauh dengan rata-rata. Hanya berselisih kurang dari 5% dari nilai rata-rata. Jadi bisa disimpulkan bahwa biaya transportasi tidak signifikan bagi saya.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tes V: Biaya Makan</strong></p>
<p style="text-align: left;">Meskipun berpuasa, ternyata saya tidak mengalami penurunan berat badan. Hal ini disebabkan selama Ramadhan saya cenderung mengkonsumsi makanan yang &#8220;lebih bergizi&#8221; untuk menjaga kondisi tubuh. Akibatnya, meskipun tubuh saya tetap sehat, tapi harus mengeluarkan biaya ekstra untuk kebutuhan energi dan gizi bagi tubuh. Kesimpulannya, terjadi pemborosan karena sikap paranoid saya</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Tes VI: Biaya lain-lain</strong></p>
<p style="text-align: left;">Biaya lain-lain ini lebih banyak terserap untuk acara buka bersama, sahur bersama, kopdar, JJS, dan persiapan menjelang lebaran. Seingat saya, setidaknya ada lima kali saya mengikuti kegiatan buka bersama, tiga kali sahur bersama, dan berkali-kali acara ketemu dengan teman dan komunitas entah itu acara nonton film, jalan-jalan atau sekadar kongkow-kongkow. Kesimpulannya: terjadi pemborosan untuk kegiatan yang tidak perlu</p>
<p style="text-align: left;">Setelah dihitung dan dibandingkan, ternyata pada Ramadhan kali ini saya berlaku boros dan konsumtif. Komponen terbesar penyumbang aksi boros saya adalah faktor kebiasaan mengikuti acara buka bersama, sahur bersama, dan kegiatan lain yang over dosis. Dan jelas ini tidak sejalan dengan nilai dari puasa Ramadhan yaitu pengendalian diri. Hal Ini tentu jadi catatan serius sekaligus bahan introspeksi dan koreksi yang sangat berharga. Mudah-mudahan saya masih diberi kesempatan bersua dengan Ramadhan tahun depan untuk memperbaiki diri.</p>
<p style="text-align: left;">Bagaimana dengan Ramadhan Anda? Semoga Anda tidak terjebak dengan perangkap yang sama dengan saya.</p>
<h4>Incoming search terms:</h4>[<a href="http://www.sofyanr.com/ramadhan-dan-pelajaran-yang-berharga.html" title="email">email</a>]]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.sofyanr.com/ramadhan-dan-pelajaran-yang-berharga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

